Budidaya Singkong Gajah ala Fayakhun Bakamla
Budidaya Singkong
Gajah ala Fayakhun Bakamla
Masih bersama Fayakhun Bakamla,
membuat seputar singkong. Tanaman singkong banyak sekali dijumpai disekitar
kita karena memiliki banyak manfaat dan cenderung mudah dalam penanaman dan
perawatannya dibanding tumbuhan pertanian yang lain. Awal masuk singkong ke
wilayah Indonesia adalah pada sekitar abad ke-16 yang diperkenalkan oleh orang
Portugis yang dibawa dari Brasil, dan mulai dikomersialkan sekitar tahun 1810
(saat itu masih Hindia Belanda).
Pada umumnya para petani menanam
singkong sebagai kegiatan sampingan usaha pertanian, maksudnya adalah penanaman
singkong dilakukan dipinggiran (pematang) ketika sawah ditanami padi, atau
ditanam diseluruh sawah ketika sedang musim kemarau. Namun sekarang ketika
pergantian musim sulit diprediksi, banyak petani yang menanam singkong sebagai
tanaman utama dibandingkan tumbuhan yang lain semisal jagung atau kacang.
Nah guys, bagi Anda yang tertarik
dengan budidaya singkong, terutama singkong gajah, berikut Fayakhun Bakamla
berikan infonya dari berbagai sumber, mulai dari kondisi lingkungan yang cocok,
sampai waktu penanaman.
1. Kondisi
Lingkungan
Lokasi yang
bagus untuk menanam singkong ini adalah pada ketinggian 10 hingga 700 meter
dpl. Tanaman ini bisa tumbuh baik pada dataran tinggi maupun
rendah. Pada dasarnya singkong ini dapat mudah tumbuh dimana saja asal
tidak tergenang air.
2. Iklim
dan Cuaca
Singkong Gajah
dapat tumbuh secara optimal dengan curah hujan 1.500-2.500 mm/tahun dengan
kondisi suhu udara minimal 10°C dan kelembaban 60-65% serta mendapat
menyinaran minimal 10 jam dalam sehari. Sedangkan bila ditanam di suhu kurang
dari 10°C akan menyebabkan terhambatnya proses pertumbuhan.
3. Jenis
Tanah
Tanaman ini
pertumbuhannya cukup mengagumkan, bahkan di tanah kering berpasir saja dapat
tumbuh dan menghasilkan umbi hingga 15 kg per batangnya. Sedangkan untuk
mendapatkan hasil terbaik, Sobat Quick bisa menanam pohon ini di tanah yang
cukup gembur tidak terlalu liat, tidak terlalu berpori dan kaya bahan organik,
seperti tanah aluvial latosol, podsolik merah kuning, mediteran, grumosol
dan andosol. Selain itu Sobat Quick juga harus memperhatikan keasaman
tanah sesuai untuk budidaya singkong berkisar antara 4,5 - 8,0 dengan pH ideal
5,8. Namun, secara umum tanah di Indonesia memiliki tingkat keasaman (pH)
4,0 - 5,5 sehingga mudah bagi singkong untuk tumbuh.
4. Waktu
Tanam
Waktu tanam dari
singkong gajah ini adalah pada awal musim hujan, atau setelah masa panen padi.
Komentar
Posting Komentar